Upacara Tawur Agung Ke Sanga Atau Festival Ogoh Ogoh Di Pare Dibajiri Ribuan Warga Kediri
RADIOONAIRFMPARE.COM | KEDIRI - Ratusan umat Hindu berkumpul di area Monumen Tugu Garuda Simpang Empat Pare untuk melaksanakan upacara Tawur Agung Ke Sanga, Jumat (28/3/2025).
Tak hanya itu belasan Ogoh-Ogoh juga diarak sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi dan tahun baru Saka 1947.
Pantauan di lokasi, sejak pukul 06.00 WIB, umat Hindu sudah tampak memadati lokasi acara.
Mereka berbondong-bondong datang dari berbagai kecamatan dengan mengenakan pakaian khas adat Hindu.
Para peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri juga turut membawa ogoh-ogoh yang telah dipersiapkan dengan penuh kreativitas.
Ogoh-ogoh tersebut merupakan kreasi seni yang menggambarkan simbol-simbol keburukan yang akan dibakar pada malam sebelum Nyepi.
Hal ini sebagai upaya untuk membersihkan diri dan menyucikan alam semesta.
Setidaknya ada sebanyak 14 ogoh-ogoh turut serta dalam parade yang dimulai dari Tugu Garuda hingga Stadion Canda Bhirawa Pare.
Sebelum di arak, umat Hindu melakukan upacara Tawur Agung Ke Sanga.
Dalam kesempatan itu dilakukan ritual Bhuta Yadnya yaitu persembahan untuk menjaga keseimbangan alam dan mengusir energi negatif.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Kediri, Juliono menjelaskan, acara ini bertujuan untuk menyucikan diri dan alam agar bisa merasakan kedamaian hati menjelang perayaan Nyepi.
Menurutnya, Tawur Agung Ke Sanga menjadi momentum penting bagi umat Hindu untuk merenung dan membersihkan diri dari segala bentuk angkara murka.
"Upacara ini adalah simbol perjuangan untuk menjaga keseimbangan alam. Melalui ritual ini, kita mengusir segala keburukan dan energi negatif, sehingga kita bisa menyambut Nyepi dengan hati yang damai," ujar Juliono saat ditemui di lokasi.
Juliono juga menambahkan bahwa antusiasme umat Hindu di Kabupaten Kediri untuk mengikuti acara ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya
Reporter : Sigit
Editor : kallo
Post a Comment